Mencoba Fokus

Hati-hati ya sama perkataanmu. Kadang perkataanmu itu bisa mengubah hidup seseorang loh.

Kalau mengubahnya ke arah negatif yaaaaaa tanggung sendiri lah dosamu.

Tapi kalau mengubahnya ke arah positif yaaaaaa siap-siap dapat balasan positif juga  dari Allah.

 

Seperti yang saya alami pagi tadi. Salah seorang temen guru sekaligus senior  bilang begini : “Pokoknya ntar kalau aku pensiun aku mau denger kabar kamu dipanggil di podium menerima piala kejuaraan. Entah juara nulis PTK, entah sebagai guru berprestasi, entah apalah-apalah. Pokoknya bawa tropy.”

Dan seketika langsung berpikirlah aku. Selama ini aku memang kurang produktif ya sebagai guru. Maksudnya produktif melakukan penelitian, produktif ikut lomba-lomba. Ya lempeng-lempeng aja. Ngajar, bikin administrasinya, menyelesaikan kerjaan sekolah, ngajar lagi, administrasi lagi, gitu seterusnya. Terus di luar jam kerja sibuk bakulan onlen. Jadi yaaa prestasinya standar-standar aja.

 

Nah setelah mendengar ucapan rekan tadi, aku jadi mikir Kenapa aku nggak fokus mengembangkan karier di bidang perguruan ini sih? Bakulan onlennya vakum dulu. Mumpung masih muda, Mumpung tenaga masih ada. Mumpung otak masih fresh. Iya nggak? Iya nggak?

 

Toh dari produktif melakukan penelitian, nulis, ikut lomba tadi juga bisa “menghasilkan”.

Jadi sejalan gitu. Apa yang dikerjakan di luar jam kerja dengan kerjaan sehari-hari sebagai guru.

 

Mau menerapkan The Power Of  Foccus. Fokus di bidang pendidikan.

 

0 comments
0 likes
Prev post: Bismillah, Nafas Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *