Kalau Saya Mengeluh, Apalagi Mereka?


Kemarin malam saya uring-uringan sendiri. Gara-garanya dapat wa dari paksu kalau bakalan pulang larut malam. Mood langsung terjun bebas. Huh, bahkan sampai usia pernikahan kami yang sudah lebih dari satu tahun ini saya masih belum bisa menerima jam kerja suami yang terkadang nambah-nambah dari jadwal seharusnya. Harusnya jam 7 an malem udah sampai rumah, kumpul bareng anak istri, makan sambil nonton tv bareng, tapi lumayan sering jam 8 bahkan lebih baru sampe rumah. Jadi kita ini apa? Ketemu cuma dari jam 8 malam bahkan lebih sampai jam 6 pagi, karena maksimal jam 6 harus sudah cabut kerja lagi. Dan, di jam-jam itu jam tidur! 

 

Kurang waktu untuk komunikasi. Itu yang saya rasakan. Alhasil, visi misi, pandangan, jalan ke depan, cita-cita bersama belum sepenuhnya sinkron antara apa yang saya mau dan paksu mau. Saya maunya apa, paksu maunya apa. Dan ini sungguh ..................... menyebalkan.

 

Dan kemudian, saya teringat beberapa teman saya. Hm, ada satu, dua, tiga, empat,hm, lebih dari 6 kalau saya hitung, mereka menjalani LDM dengan suami-suami mereka.  Jangankan ketemu satu minggu sekali, ada yang ketemunya beberapa bulan sekali. Yah...kalau saya yang tiap hari bisa ketemu meski cuma beberapa jam saja mengeluh, apa kabar mereka?

 

Saya kurang bersyukur. Itu intinya. Saya kurang bersyukur karena hanya beberapa jam saja bisa ketemu suami, padahal ada yang harus menunggu bulan berganti agar bisa ketemu suami. Saya kurang bersyukur karena rasanya suami lebih menomorsatukan pekerjaannya daripada saya dan Dirga, padahal setelah saya ingat-ingat enggak juga. Tiap weekend paksu memberikan waktunya untuk kami kok.

 

Pesan untuk diri saya sendiri, ketika merasa keki pada suami, ingatlah kebaikannya pada kita. Jangan fokus pada masalah, tapi fokuslah pada solusi. Kurang waktu berkomunikasi? Optimalkan waktu bertemu dengan membangun komunikasi yang baik. Jangan bertemu, duduk bersebelahan tapi sibuk dengan gadget masing-masing.

 

Karena bagaimanapun seorang Ibu itu adalah 'ruh' nya keluarga. Happy Mom, Happy Family. 







Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 1213

Hits hari ini : 10
Total Hits : 1957

Pengunjung Online: 1